MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • JATIM/
  • Hanya Pakai Sandal, Nyaris Terjebak Api Berkobar
Hanya Pakai Sandal, Nyaris Terjebak Api Berkobar

Hanya Pakai Sandal, Nyaris Terjebak Api Berkobar

0 0
Read Time:1 Minute, 0 Second

MALANG, iNews.id – Relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) dan warga sekitar menjadi unsur penting saat penanganan kebakaran di Gunung Bromo. Warga sekitar kawasan Wisata Gunung Bromo ini bahkan berada di garda depan untuk memadamkan api di sejumlah lokasi yang sulit dijangkau sekalipun.

Di kawasan Gunung Bromo, tepatnya di blok Jemplang, Desa Ngadas, Poncokusumo, Malang, para relawan ini mayoritas merupakan pelaku wisata dan para pengelola wisata lain di sekitar Gunung Bromo, salah satunya komunitas jeep Bromo Tengger 4 X 4.

Pakaian mereka biasanya bercirikan sarung dililitkan di leher sesuai adat masyarakat Tengger dan jaket tebal. Secara kasat mata memang bisa membedakan antara relawan dengan petugas BPBD yang berseragam oranye, serta instansi lain.

Para sopir jeep ini bergabung dengan petugas lain untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya. Bahkan dengan pakaian melekat di tubuhnya tak sesuai standar keamanan.

Beberapa relawan dari masyarakat desa sekitar hanya bermodalkan sandal japit, tanpa sepatu pelindung. Bahkan beberapa di antaranya menggunakan celana pendek, yang terkesan jauh dari standar keselamatan.

Hal ini diakui oleh Wildan Hangga seorang relawan dari komunitas jeep Bromo Tengger Semeru. Menurutnya, banyak dari anggota komunitas dan masyarakat sekitar yang menggunakan alat seadanya.

Editor : Ihya Ulumuddin

Follow Berita iNewsJatim di Google News

Bagikan Artikel:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21