MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • JATIM/
  • Mahfud MD Ungkap Dapat Wasiat dari Gus Dur Soal Penegakan Hukum di Indonesia 
Mahfud MD Ungkap Dapat Wasiat dari Gus Dur Soal Penegakan Hukum di Indonesia 

Mahfud MD Ungkap Dapat Wasiat dari Gus Dur Soal Penegakan Hukum di Indonesia 

0 0
Read Time:1 Minute, 20 Second

JOMBANG, iNews.id – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD mengenang wasiat KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur saat menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia (RI). Hal itu terungkap saat cawpres pasangan Ganjar Pranowo ini menghadiri acara Haul Ke 14 Gus Dur, di Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Jombang, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (6/1/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Mahfud mengenang salah satu wasiat Gus Dur kepadanya soal amanat penegakkan hukum di Indonesia. Awalnya Mahfud bercerita, pada saat menjabat Presiden RI, Gus Dur ingin mengangkat orang-orang yang potensial untuk menjadi menteri dan membantunya di dalam kabinet. 

Kala itu Gus Dur melihat sebuah potensi di dalam diri Mahfud. Meski saat itu Mahfud belum banyak dikenal orang, Gus Dur tetap mengangkatnya menjadi Menteri Pertahanan (Menhan).

“Tidak ada yang kenal saya. Dulu bapak-bapak itu tidak tahu Mahfud MD itu siapa. Gus Nadir juga tidak tahu siapa itu Mahfud MD. Kan baru tahu setelah diangkat Gus Dur, karena saya bukan siapa-siapa,” imbuhnya.

Kemudian cerita Mahfud berlanjut ke momen di mana dirinya bersama Gus Dur, putri Gus Dur Yenny Wahid, dan Cendekiawan Muslim Moeslim Abdurrahman berkumpul.

“Waktu itu ada saya, ada mbak Yenny, ada Moeslim Abdurrahman almarhum. ‘Moeslim, Mahfud ini, Mahfud ini, penting untuk penegakkan hukum di negara kita.’ Waktu itu Gus Dur bilang begitu,” kata Mahfud.

Kalimat yang dilontarkan Gus Dur itu pun menjadi ‘pegangan’ Mahfud sampai sekarang. Mahfud menganggapnya sebagai sebuah wasiat seorang guru yang harus dilaksanakan hingga kapanpun.

“Itu saya anggap sebagai wasiat dari Gus Dur bahwa saya harus terus menegakkan hukum,” ucap Mahfud.

Editor : Nani Suherni

Follow Berita iNewsJatim di Google News

Bagikan Artikel:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21