MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • JATIM/
  • Pemilik Kos Ungkap Kejanggalan Pelaku Mutilasi, Mengecat Tembok dan Buang Kasur ke Sungai
Pemilik Kos Ungkap Kejanggalan Pelaku Mutilasi, Mengecat Tembok dan Buang Kasur ke Sungai

Pemilik Kos Ungkap Kejanggalan Pelaku Mutilasi, Mengecat Tembok dan Buang Kasur ke Sungai

0 0
Read Time:1 Minute, 17 Second

MALANG, iNews.id – Pria tukang pijat di Malang membunuh lalu memutilasi jasad korbannya. Pria bernama Abdul Rahman ini membuang potongan jasad korban ke aliran Sungai Bango tak jauh dari tempat kosnya di Jalan Raya Sawojajar Gang 13 A Nomor 12 RT 1 RW 3 Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Muhamad Irianto, pemilik tempat kos yang ditinggali pelaku mengungkapkan, Abdul Rahman pernah meminta izin untuk membuang kasur. Saat itu, kata dia kasur yang tersedia di tempat kos Irianto kemudian diganti oleh Abdul Rahman dengan yang baru. 

“Pernah minta izin membuang kasur, katanya sudah tipis. Akhirnya dibuang ke sungai,” ujar Irianto saat ditemui di sekitar lokasi rumah kos, Jumat ¬†(5/1/2024) sore.

Pria berusia 61 tahun itu tidak tahu alasan Abdul Rahman, pria asal Probolinggo tersebut membuang kasur. Setelah dugaan pembunuhan dan mutilasi terkuak, dia menduga kasur itu dibuang karena ada potongan jasad korban.

“(Membuang kasurnya) itu sudah lama, sudah satu bulan lebih, persisnya sudah lupa saya. Tapi melihat kayak gini, perkiraan apakah tubuh korban itu dibungkus kasur lalu dibuang ke sungai, perkiraan seperti itu,” ucapnya.

Kecurigaannnya bertambah, ketika Abdul Rahman sempat meminta izin untuk mengecat tempat kosnya. Padahal, lanjut dia cat tembok awalnya berwarna putih masih tampak bagus dan bersih. Lantas Abdul meminta izin mengecat ulang, tapi dia tak tahu dicat ulang dengan warna apa karena belum sempat mengeceknya ke dalam.

“Kemudian tembok dicat ulang, kemungkinan menutupi bercak-bercak darahnya atau kasur itu sendiri ada bekas darah sehingga dihilangkan jejaknya, perkiraan saya seperti itu,” ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi

Follow Berita iNewsJatim di Google News

Bagikan Artikel:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21